Banyak kegiatan sebagai alternatif mengisi jeda tengah semester atau jeda semester bagi para siswa di berbagai jenjang pendidikan. Salah satunya adalah market day. Kegiatan ini berupa belajar menjual berbagai hasil karya siswa utamanya dalam hal kreasi makanan dan minuman sehat yang merupakan produk dari wali siswa dan siswa itu sendiri. Market day mendidik anak mengembangkan jiwa entrepreneur sekaligus penguatan karakter siswa.
Seperti dilakukan para siswa MI Nurussalam Wringinharjo. Kegiatan tersebut guna mengisi Kegiatan Awal semester dan diikuti seluruh siswa.
Dalam kegiatan ini, sejumlah 12 siswa yang diambil dari perwakilan kelas I-VI bertugas sebagai penjual sedangkan siswa yang lain sebagai pembeli.
Mashud (2015:504) menjelaskan, market day merupakan salah satu contoh aplikasi pendidikan terinstegrasi pendidikan kewirausahaan yang melibatkan semua peserta didik dalam proses produksi, distribusi dan konsumsi. Kegiatan produksi adalah dengan memberikan tanggung jawab kepada siswa berdasarkan kelas secara bergantian untuk membuat produk yang memiliki nilai dan bermanfaat bagi seluruh civitas academi sekolah.
Untuk itu, siswa diminta untuk menjual produknya (distribusi). Sedangkan siswa yang lain, termasuk para guru bertanggung jawab sebagai konsumen (pembeli). Kegiatan market day bisa dilakukan secara mandiri (memproduksi barang sendiri) atau secara klasikal (memproduksi barang dengan berkelompok) sesuai minat siswa dan produk yang akan dijual.
Banyak kegiatan sebagai
alternatif mengisi jeda tengah semester atau jeda semester bagi para
siswa di berbagai jenjang pendidikan. Salah satunya adalah market day.
Kegiatan ini berupa belajar menjual berbagai hasil karya siswa utamanya
dalam hal kreasi makanan dan minuman sehat yang merupakan produk dari
wali siswa dan siswa itu sendiri. Market day mendidik anak mengembangkan
jiwa entrepreneur sekaligus penguatan karakter siswa. Seperti dilakukan
para siswa SD Negeri Leban, Boja. Kegiatan tersebut guna mengisi
Kegiatan Tengah semester (KTS) dan diikuti seluruh siswa kelas I-VI.
Dalam kegiatan ini, sejumlah 12 siswa yang diambil dari perwakilan kelas
I-VI bertugas sebagai penjual sedangkan siswa yang lain sebagai
pembeli.
Mashud (2015:504) menjelaskan, market day merupakan salah satu contoh
aplikasi pendidikan terinstegrasi pendidikan kewirausahaan yang
melibatkan semua peserta didik dalam proses produksi, distribusi dan
konsumsi. Kegiatan produksi adalah dengan memberikan tanggung jawab
kepada siswa berdasarkan kelas secara bergantian untuk membuat produk
yang memiliki nilai dan bermanfaat bagi seluruh civitas academi sekolah.
Untuk itu, siswa diminta untuk menjual produknya (distribusi).
Sedangkan siswa yang lain, termasuk para guru bertanggung jawab sebagai
konsumen (pembeli). Kegiatan market day bisa dilakukan secara mandiri
(memproduksi barang sendiri) atau secara klasikal (memproduksi barang
dengan berkelompok) sesuai minat siswa dan produk yang akan dijual.
Artikel ini telah terbit di :
https://radarsemarang.jawapos.com/artikel/untukmu-guruku/2022/06/29/market-day-ajarkan-siswa-kembangkan-jiwa-kewirausahaan/Copyright © RADARSEMARANG.ID
Banyak kegiatan sebagai
alternatif mengisi jeda tengah semester atau jeda semester bagi para
siswa di berbagai jenjang pendidikan. Salah satunya adalah market day.
Kegiatan ini berupa belajar menjual berbagai hasil karya siswa utamanya
dalam hal kreasi makanan dan minuman sehat yang merupakan produk dari
wali siswa dan siswa itu sendiri. Market day mendidik anak mengembangkan
jiwa entrepreneur sekaligus penguatan karakter siswa. Seperti dilakukan
para siswa SD Negeri Leban, Boja. Kegiatan tersebut guna mengisi
Kegiatan Tengah semester (KTS) dan diikuti seluruh siswa kelas I-VI.
Dalam kegiatan ini, sejumlah 12 siswa yang diambil dari perwakilan kelas
I-VI bertugas sebagai penjual sedangkan siswa yang lain sebagai
pembeli.
Mashud (2015:504) menjelaskan, market day merupakan salah satu contoh
aplikasi pendidikan terinstegrasi pendidikan kewirausahaan yang
melibatkan semua peserta didik dalam proses produksi, distribusi dan
konsumsi. Kegiatan produksi adalah dengan memberikan tanggung jawab
kepada siswa berdasarkan kelas secara bergantian untuk membuat produk
yang memiliki nilai dan bermanfaat bagi seluruh civitas academi sekolah.
Untuk itu, siswa diminta untuk menjual produknya (distribusi).
Sedangkan siswa yang lain, termasuk para guru bertanggung jawab sebagai
konsumen (pembeli). Kegiatan market day bisa dilakukan secara mandiri
(memproduksi barang sendiri) atau secara klasikal (memproduksi barang
dengan berkelompok) sesuai minat siswa dan produk yang akan dijual.
Artikel ini telah terbit di :
https://radarsemarang.jawapos.com/artikel/untukmu-guruku/2022/06/29/market-day-ajarkan-siswa-kembangkan-jiwa-kewirausahaan/Copyright © RADARSEMARANG.ID