Bedah Kisi-Kisi AM dan Cara Menjawabnya Mapel SBdP Kelas 6 Tahun 2024/2025

 


1.      1. Gambar dan Bentuk Tiga Dimensi

Bentuk 3 dimensi adalah bentuk padat yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Bentuk 3 dimensi juga disebut sebagai bangun ruang karena memiliki volume atau isi. 

Contoh seni rupa 3 dimensi

Contoh seni rupa 3 dimensi adalah patung, topeng, kriya, arsitektur, keramik, anyaman, batik, tenun, gerabah, dan instalasi.

Teknik Gambar dan Bentuk Tiga Dimensi

·         Teknik arsir

Teknik menggambar dengan garis sejajar atau menyilang untuk menciptakan kesan gelap terang, Garis-garis arsir dapat dibuat dengan pensil, pena, spidol, atau tinta 

·         Teknik dusel 

Teknik menggambar dengan menggosokkan pensil, krayon, atau konte ke bidang gambar,Teknik ini juga disebut teknik gosok

·         Teknik pointilis 

Teknik menggambar dengan menggunakan titik-titik dengan ukuran dan warna yang berbeda-beda. Dari kejauhan, gambar akan terlihat nyata, tetapi dari dekat gambar tersebut hanya terdiri dari ribuan titik

·         Teknik aquarel 

Teknik menggambar dengan menciptakan hasil gambar yang transparan

·         Teknik plakat 

Teknik menggambar dengan menerapkan sapuan warna yang tebal sehingga membuat hasil gambar dengan warna yang tebal dan dinamis

·         Teknik linier 

Teknik yang paling elementer, biasanya lebih banyak menggunakan media pensil dan pena

·         Teknik kombinasi 

Teknik yang memadukan ketiga teknik di atas pada satu gambar yang sama

 

2. 2. Tanda Tempo dan Tinggi Rendah Nada

Tanda tempo

·         Grave: lambat, berat, tenang, dan sopan

·         Largo: lambat, lebar, dan luas

·         Lento: lambat

·         Adagio: lambat, lebih lambat dari andante

·         Larghetto: lambat, lebar, tidak selambat largo

Tinggi rendah nada

·         Nada tinggi adalah suara yang berada di posisi tinggi pada tangga nada

·         Nada rendah adalah suara yang berada di posisi rendah pada tangga nada

Cara menentukan tinggi rendah nada

·         Tanda titik digunakan untuk menunjukkan tinggi rendah nada dalam notasi angka. 

·         Pada nada rendah, titik diletakkan di bawah angka yang dimaksud. 

·         Pada nada tinggi, titik diletakkan di atas angka yang dimaksud. 

·         Tanda titik juga digunakan untuk menambah jumlah atau panjang ketukan suatu nada. 

·         Notasi angka adalah simbol atau lambang dari nada yang terdiri dari angka 1 hingga angka 7. 

Tempo lagu injit-injit semut

·         Tempo lagu daerah "Injit-Injit Semut" dari Jambi kemungkinan termasuk tempo sedang. Tempo lagu adalah cepat lambatnya lagu yang dinyanyikan atau dimainkan

 

3.      Gerak Tari Kreasi Daerah

Contoh tari kreasi dan asal daerahnya

·         Tari Nguri dari Sumbawa

·         Tari Kuntulan dari Jawa Tengah

·         Tari Merak dari Jawa Barat

·         Tari Rara Ngigel dari Yogyakarta

·         Tari Kupu-Kupu dari Bali

·         Tari Yapong dari Jakarta

·         Tari Banjar Kemuning dari Jawa Timur

·         Tari Bondan dari Surakarta

·         Tari Serampang Dua Belas dari Sumatera Utara

·         Tari Payung dari Sumatera Barat

Contoh tari berpasangan dan asal daerahnya

·         Tari Serampang Dua Belas dari Sumatera Utara

·         Tari Payung dari Sumatera Barat

·         Tari Jaipong dari Jawa Barat

·         Tari Janger dari Bali

·         Tari Srikandi Suradewati dari Yogyakarta

·         Tari Oleg Tamulilingan dari Bali

·         Tari Pemburu Kijang dari Jawa Barat

·         Tari Retno Tinanding dari Jawa Tengah

·         Tari Bambangan Cakil dari Jawa Tengah

·         Tari Srikandi Mustokoweni dari Jawa Tengah

4.      Karya Seni Rupa Teknik Tempel

Jenis karya seni rupa teknik tempel di antaranya:

·         Kolase

Karya seni yang dibuat dengan menempelkan berbagai bahan, seperti kertas, plastik, kain, kaca, tegel, kerang, kulit kayu, dan dedaunan.

·         Mozaik

Karya seni yang dibuat dengan menempelkan potongan-potongan material kecil dari satu bahan untuk membentuk objek yang diinginkan.

·         Montase

Karya seni yang dibuat dengan menempelkan kertas atau bahan tempelan yang berisi gambar atau foto.

Langkah-langkah membuat montase adalah:

1.      Tentukan tema dan konsep

2.      Siapkan alat dan bahan

3.      Potong gambar dari sumber referensi

4.      Tempel gambar yang sudah dipotong

5.      Tambahkan warna dan atau arsiran

 

5.      Memahami gambar cerita

Langkah-langkah membuat gambar cerita

1.      Persiapkan bahan dan alat

2.      Tentukan tema

3.      Buat sketsa

4.      Selesaikan gambar

Tema gambar cerita

Tema gambar cerita kelas 5 SD dapat beragam, misalnya tentang lingkungan sekitar, pengalaman diri sendiri, atau orang lain.

6.      Tangga Nada

Tangga nada adalah susunan nada-nada pokok yang disusun secara berjenjang, mulai dari nada dasar sampai nada oktaf. Jarak antara satu nada ke nada lainnya disebut interval.

Tangga Nada Lagu "Halo-Halo Bandung"

Lagu "Halo-Halo Bandung" menggunakan tangga nada diatonis mayor. Tangga nada diatonis mayor adalah salah satu jenis tangga nada yang sering digunakan untuk lagu bersemangat.

Ciri-ciri tangga nada diatonis mayor adalah: Bersifat riang gembira, Bersemangat, Biasanya diawali atau diakhiri dengan nada Do, Memiliki interval (jarak nada) 1-1-½-2-2-2-2/2.

jarak susunan tangga nada mayor dan minor

Jarak susunan tangga nada mayor adalah 1-1-½-1-1-1-½, sedangkan jarak susunan tangga nada minor adalah 1-½-1-1-½-1-1.

7.      Pola Lantai Dalam Tari Kreasi Daerah

Jenis pola lantai dalam tari secara umum terbagi menjadi dua, yaitu pola lantai garis lurus dan pola lantai garis lengkung.

Jenis pola lantai  Tari Saman

Tari Saman menggunakan pola lantai garis lurus, baik horizontal, vertikal, diagonal, dan lengkung. Pola lantai ini memiliki makna dan fungsi tertentu.

8.      Karya Seni Rupa Daerah

Contoh karya seni rupa daerah

·         Batik dari Jawa

·         Tenun Ikat dari NTT

·         Songket dari Sumatera

·         Ukiran Kayu dari Bali dan Toraja

·         Patung Asmat dari Papua

·         Anyaman Bambu dari Kalimantan

·         Lukisan Kamasan di Bali

·         Lukisan Tanah Liat di Lombok

·         Lukisan Dongson di Nusa Tenggara Timur

·         Wayang Kulit

Langkah-langkah membuat batik jumputan adalah:

·         Persiapkan bahan dan alat

·         Cuci dan keringkan kain

·         Buat desain batik

·         Ikat kain sesuai pola yang diinginkan

·         Larutkan pewarna tekstil

·         Celupkan kain ke dalam larutan pewarna

·         Bilas kain

·         Jemur kain

·         Lepaskan ikatan

·         Setrika kain

 

9.      Reklame

Jenis reklame berdasarkan media

Jenis reklame berdasarkan medianya adalah reklame audio, visual, dan audio visual.

Ciri-Ciri Reklame

Ciri-Ciri Reklame Singkat, jelas, dan mudah dimengerti. Pada umumnya, reklame menggunakan kalimat-kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti masyarakat umum. Menarik dan mencolok. Agar mendapat perhatian khalayak ramai, biasanya reklame dibuat dengan komposisi desain dan warna yang mencolok.

10.  Interval Nada

Menentukan asal lagu daerah tersebut dengan tepat.

Interval Nada dengan jarak 1½ 

Interval nada yang berjarak 1½ dapat ditemukan pada tangga nada diatonis mayor dan tangga nada minor.

Tangga nada diatonis mayor

·         Interval nada diatonis mayor adalah 1-1-½-1-1-1-½.

·         Contoh interval nada yang berjarak ½ pada tangga nada C mayor adalah nada Mi ke Fa dan nada Si ke Do.

·         Tangga nada diatonis mayor memiliki irama yang bersemangat dan memberi nuansa ceria dan riang gembira.

·         Tangga nada diatonis mayor umumnya diawali atau diakhiri dengan nada Do=C.

Tangga nada minor

·         Interval nada tangga nada minor adalah 1-½-1-1-½-1-1.

·         Tangga nada minor memiliki karakteristik yang unik dibandingkan tangga nada mayor.

·         Tangga nada minor dapat memberikan kesan dramatis dan sendu, serta sedih pada lagu.

·         Tema yang cenderung menggunakan tangga nada minor adalah musik dramatis maupun melakonis.

 

11.  Patung

Teknik untuk membuat patung

Teknik membuat patung dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pahat, cetak, rakit, butsir, modeling, dan assembling. Teknik yang digunakan tergantung pada bahan dan keahlian seniman.

Contoh patung terkenal di Indonesia dan kota asalnya

·         Patung Ikan Sura dan Baya di Surabaya

·         Garuda Wisnu Kencana di Bali

·         Patung Selamat Datang di Jakarta

·         Patung Dirgantara atau Patung Pancoran di Jakarta

·         Tugu Proklamasi

·         Patung Jalesveva Jayamahe di Surabaya

·         Patung Christina Martha Tiahahu di Ambon

·         Patung Yesus Memberkati di Tana Toraja

·         Patung Buddha Tidur di Mojokerto

·         Patung Dewa Murugan di Langkat

Langkah-langkah membuat patung adalah:

·         Menentukan ide dan konsep

·         Menyiapkan alat dan bahan

·         Membentuk bahan dasar

·         Menyempurnakan bentuk

·         Menghaluskan dan menyempurnakan

·         Pengeringan atau pemadatan

·         Pengecatan atau finishing

Bahan yang digunakan untuk membuat Patung

Bahan yang digunakan untuk membuat patung dapat berupa bahan lunak, keras, sedang, cetak, dan limbah.

·         Bahan lunak

Tanah liat, Lilin, Sabun, Plastisin.

·         Bahan keras

Batu granit, Batu marmer, Kayu ulin, Kayu jati, Batu padas, Batu andesit, Batu pualam (marmer).

·         Bahan sedang

Kayu waru, Kayu sengon, Kayu randu, Kayu mahoni.

·         Bahan cetak

Semen, Emas, Perak, Gipsum, Logam, Timah, Fiber, Resin.

·         Bahan limbah

Koran bekas, Jerami, Besi, Potongan kayu.

Selain bahan-bahan tersebut, bahan lain yang dapat digunakan untuk membuat patung adalah kaca dan serat alami.

Patung merupakan karya seni rupa tiga dimensi yang dapat diciptakan dengan metode substraktif atau aditif. Metode substraktif dilakukan pada batu dan kayu, sedangkan metode aditif dilakukan pada tanah liat, plastisin, dan lilin.